Kutai Kartanegara - Dilansir dari media CNN, pemerintah Inggris tengah bersiap-siap untuk melakukan ujicoba terhadap teknologi baru yang memungkinkan pengendara mobil listrik dapat mengisi daya saat mereka berkendara. Sehingga pengemudi tidak perlu repot-repot berhenti untuk mengisi ulang kendaraan mereka.
Jalan ini nantinya menggunakan teknologi pengisian seperti pada wireless charger yang telah digunakan oleh smartphone saat ini, menggunakan teknologi induksi magnetik. Teknologi ini akan dimulai pada akhir tahun ini, dan engineer akan memasang teknologi wireless di kendaraan uji dan menempatkan peralatan khusus di bawah jalan.
Kabel terkubur yang berada di bawah jalan raya akan menghasilkan medan elektromagnetik yang dapat diterima oleh wireless yang berada pada mobil dan mengubahnya menjadi tenaga listrik.
Pemerintah menghabiskan dana sebesar £ 500 juta (Rp 8 Miliar) untuk proyek selama lima tahun kedepan.
Teknologi serupa sudah digunakan di kota Gumi Korea Selatan, dimana bus shuttle yang mencakup jarak hingga 15 mill dapat mengisi daya dari kabel listrik bawah tanah.
Semoga Indonesia kedepannya juga akan menerapkan teknologi yang sama demi penghematan bahan bakar fosil serta menciptakan energi ramah lingkungan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar